Kota Bandung telah lama dikenal sebagai salah satu lumbung atlet renang berprestasi di tingkat nasional. Namun, seiring dengan meningkatnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga air, ketersediaan lintasan kolam renang yang memadai sering kali menjadi tantangan tersendiri. Fenomena kolam yang penuh sesak atau overload menuntut para pelatih dan atlet untuk berpikir kreatif agar intensitas latihan tidak menurun. Di sinilah Dryland Training atau latihan kering di luar air menjadi solusi strategis yang sangat krusial. Program ini bukan sekadar alternatif saat kolam penuh, melainkan bagian dari metode ilmiah untuk meningkatkan performa perenang secara menyeluruh di darat sebelum mereka terjun ke lintasan air.
Esensi dari latihan di darat ini adalah untuk membangun kekuatan otot inti, fleksibilitas, dan daya ledak yang sulit didapatkan jika hanya mengandalkan latihan di dalam air. Bagi para Atlet Bandung, sesi latihan kering mencakup berbagai gerakan fungsional seperti plank, burpees, hingga penggunaan tali resistensi atau resistance bands. Tali ini sangat efektif untuk mensimulasikan gerakan tarikan tangan dalam gaya bebas, kupu-kupu, maupun punggung. Dengan melakukan pengulangan di darat, atlet dapat lebih fokus pada koreksi postur dan teknik tanpa harus terganggu oleh hambatan air atau kepadatan perenang lain di dalam kolam. Disiplin dalam menjalani sesi ini adalah faktor yang membedakan atlet elite dengan perenang rekreasi biasa.
Masalah Kolam Renang yang sedang mengalami kelebihan kapasitas di akhir pekan atau hari libur nasional sering kali membuat jadwal latihan rutin terganggu. Namun, melalui program latihan kering yang terstruktur, atlet tetap dapat menjaga kebugaran kardiovaskular mereka. Latihan intensitas tinggi di darat atau HIIT (High-Intensity Interval Training) menjadi menu wajib untuk menjaga detak jantung tetap pada level kompetitif. Selain itu, latihan beban yang terukur membantu perenang membangun kekuatan otot bahu dan kaki yang lebih stabil. Di Bandung, beberapa klub renang bahkan memanfaatkan area taman kota atau pusat kebugaran terbuka sebagai lokasi latihan saat fasilitas akuatik utama sedang tidak memungkinkan untuk digunakan secara maksimal.
